Lentog??? Sepintas terdengar ndeso.. yah, dibolak balik tetap aja gag keren. Singkat, padat ,jelas, dan terdengar begitu ndeso tentunya, haha… Tapi untuk masakan yang satu ini saya anugerahi gelar kehormatan “the best Breakfast ever”. Setidaknya lentog menjadi salah 1 menu wajib yg harus saya cicipi ketika mudik ke kota kudus tercinta.
Menu yang tersaji di atas piring kecil berlapis daun pisan satu ini memang langka. 100% hanya ada di kudus. tampilannya sederhana. sesederhana harganya. cukup Rp. 2000 (juni 2011),- per porsi. Tapi jangan heran jika sobat berkunjung ke warung lentog, jajaran mobil mewah meramaikan area parkir.
jajaran warung lentog di desa tanjung
Disebut Lentog tanjung karena pada suatu hari, eh, hehe.. pada mulanya lentog ini berasal dari desa Tanjung. Suatu daerah di wilayah kudus bagian selatan. Dan sekarang warung lentog sudah tersebar di wilayah kudus. Ada juga pedagang yang menjajakan dagangannya dengan berkeliling kota dengan menandu angkringnya.
Desa Tanjung sendiri sekarang menjadi sentra penjualan lentog, tepatnya di desa Tanjung Gang 1. puluhan pedagang lentog berjajar menawarkan sajian khas kota kretek di tempat yang telah disediakan pemda kudus itu. Bagi saya tidak sreg rasanya kalau makan lentog selain lentog tanjung di desa tanjung.. SIP.
Lentog terdiri atas lontong yang diiris kecil-kecil. Di atasnya diberi sayur nangka muda yang lembut dan lodeh tahu. Percaya sobat, sayur nangkanya bukan seperti lodeh kebanyakan. Unik dam maknyuuuuss lembutnya. kemudian ditaburi irisan bawang goreng yg gedhe dan kering, Kriuk.. TOP. hehehe.. Lentog disajikan di atas piring kecil beralaskan daun pisang, lengkap dengan Suru (sendok dr daun pisang). Pelengkapnya ada sate telur, irisan bakwan, atau kerupuk. Seporsi saja mungkin tak cukup bagi laki-laki dewasa
.
Oiya sobat, yang saya amati.. di warung lentog tanjung hanya tersedia minuman air putih dan teh botol sosro. Sejak saya mulai kenal lentog memang teh botol sosro seakan selalu setia menjadi sejolinya. hahaha.. promosi mas bro. Tapi memang begitulah adanya. Bagi sobat yang ingin mencicipi hidangan satu ini bisa standby mulai jam 06.00 pagi sampe jam 10.00 siang aja. Tapi hati2, kalau minggu padatnya merayap kayak di pantura. Harus sabar antre untuk mndapatkn seporsi menu unik ini.
Selamat Menikmati !!


Mereka berkata...